Kamis, 23 Mei 2013

Memoles Laba dari Bisnis Risoles

Jumat, 02 November 2012 - 10:20:04 WIB
artikel-bisnis Memoles Laba dari Bisnis Risoles
Diposting oleh : arnandadanu    - Dibaca: 746 kali

risoles
Risoles merupakan salah satu makanan ringan favorit orang Indonesia . Pedagang risoles pun gampang dijumpai di pasaran. Mereka berlomba-lomba menawarkan risoles dengan beragam varian isi. Salah satunya adalah Jessika Fauzi dari Cimahi, Jawa Barat.

Di bawah usaha Mamme ShooShan, ia menawarkan risoles dengan tiga lapis isian. Yakni,  krim di bagian dalam, susu full cream di lapisan kedua, dan keju yang melengkapi kedua lapisan itu. Risoles racikan Jessika ini dijual dengan harga Rp 4.500 - Rp 5.000 per buah.

Untuk melebarkan sayap usahanya, ia pun menawarkan kemitraan. Kini, usaha yang dirintisnya sejak Maret 2012 itu sudah memiliki 22 cabang yang tersebar di Bandung, Sukabumi dan Bali. "Dari jumlah tersebut, satu gerai milik sendiri," ujar Jessika.

Bagi yang berminat menjadi mitra, Jessika menawarkan tiga paket kemitraan. Pertama, paket dengan investasi Rp 15,5 juta. Mitra akan mendapatkan satu buah booth, pelatihan, dan bahan baku awal. Estimasi omzet sekitar Rp 3,5 juta per bulan.

Kedua, paket senilai Rp 29 juta. Mitra akan mendapatkan dua booth dan semua perlengkapan seperti paket pertama. Estimasi omzet minimal Rp 7 juta per bulan. Untuk kedua paket ini, laba bersihnya 70% dan balik modal lima hingga enam bulan.

Jessika juga menawarkan paket master franchise. Paket ini hanya diberikan kepada satu orang mitra di satu kota. Mitra master franchise ini akan menjadi pemasok bahan baku untuk mitra-mitra yang berada di bawah wilayahnya.

Investasi master franchise sebesar Rp 90 juta. Dengan modal itu, mitra akan mendapatkan dapur produksi, izin usaha, satu booth, dan pelatihan pembuatan bahan baku selama tiga minggu.

Jessika menjanjikan, pada bulan pertama beroperasi, mitra akan mendapatkan omzet sekitar Rp 35 juta. Setelah itu, mitra bisa mendapatkan omzet lebih besar lagi, tergantung kondisi tempat dan peluang bisnis risoles di kota tersebut.

Margin keuntungan mitra yang mengambil paket ini sekitar 30% hingga 40% dari omzet. Mitra akan balik modal sekitar tujuh bulan, dan paling lambat satu tahun. Jesika tidak memungut royalti fee kepada mitra. Dalam kemitraan ini, kantor pusat akan memasok bahan baku. Jessika juga akan membantu melakukan promosi dan survei lokasi.  (*/Kontan.co.id)
'Memoles Laba dari Bisnis Risoles ':

Artikel Bisnis Lainnya
  • Fotografi, Bisnis Alternatif untuk Mahasiswa Aktivitas bisnis bagi sebagian mahasiswa menjadi satu pilihan alternatif untuk menambah uang jajan dan tabungan. Tidak sedikit dari mahasiswa memutuskan untuk "nyambi" dengan usaha untuk menghasilkan uang sendiri. Fotografi yang awalnya merupakan bakat dan ... Artikel Bisnis

  • Trik SEO dari Orang Dalam Google Jika Anda memiliki bisnis online , apa yang akan Anda baca di bawah ini dipastikan akan sangat bermanfaat. Salah satu staf Google, Maile Ohye, memiliki banyak tips mengenai Search Engine Optimization (SEO) yang berguna untuk menarik sebanyak mungkin pengunjung yang berpotensi akan ... Artikel Bisnis

  • Generasi Baby Boomer Makin Banyak Tertarik Entrepreneurship Warga AS cenderung mengidentikkan entrepreneurship dengan mereka yang berusia 20-30 , bergelimang sukses dan uang, tak gentar mengambil risiko, seperti Mark Zuckerberg (28) pendiri Facebook. Namun, kita seolah lupa bahwa generasi baby boomer yang sudah mulai memasuki usia senja juga makin ... Artikel Bisnis

  • Daftar Kampus Entrepreneurship Terbaik Jika Anda ingin sukses sebagai entrepreneur , kampus mana yang harus Anda pilih? Setiap tahun, Princeton Review melakukan survei terhadap lebih dari 2.000 sekolah dan muncullah daftar 50 jurusan entrepreneurship di seluruh penjuru Amerika Serikat, yang dibagi sama rata antara level ... Artikel Bisnis

  • Kemendag Dorong Kemitraan Dalam Kebijakan Waralaba Ciputraentrepreneurship News , Jakarta: Kementerian Perdagangan RI pada 29 Oktober 2012 mengeluarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 68/M-DAG/PER/10/2012 Tentang Waralaba Untuk Jenis Usaha Toko Modern. Terkait regulasi tersebut, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, ... Artikel Bisnis


Jual Beli Online

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar